TRANSFORMATION OF INDONESIA'S MARITIME SOVEREIGNTY AFTER THE RECOGNITION OF THE UNITED NATIONS CONVENTION ON THE LAW OF THE SEA 1982

Authors

  • Dina Aryanti Faculty of Law, Universitas Gadjah Mada

Keywords:

Hukum Laut Internasional, Kedaulatan Maritim, Negara Kepulauan, UNCLOS 1982.

Abstract

This study aims to analyze the transformation of Indonesia's maritime sovereignty after the recognition of the United Nations Convention on the Law of the Sea 1982 (UNCLOS 1982) and its implications for national legal arrangements. Prior to the recognition of UNCLOS 1982, the regulation of Indonesia's maritime territory still referred to the Territoriale Zee en Maritieme Kringen Ordonantie 1939 which caused inter-island waters to be treated as high seas, thereby weakening national territorial integration. This study is a normative legal study employing statutory approach and conceptual approach. The results show that the recognition of the concept of an archipelagic state in UNCLOS 1982 provides legal legitimacy for Indonesia to establish archipelagic baselines, expand maritime jurisdiction, and affirm the sea as a unified national sovereign territory. UNCLOS 1982 also brought about a change in the conception of maritime sovereignty from its original absolute nature to differentiated sovereignty between full sovereignty in territorial seas and archipelagic waters with sovereign rights in the Exclusive Economic Zone and continental shelf. This transformation was then implemented through the harmonization of various national regulations concerning maritime affairs, waters, national territory, and Indonesia's EEZ. However, the implementation of Indonesia's maritime sovereignty still faces challenges in the form of overlapping maritime claims, the threat of violations at sea, and suboptimal maritime law enforcement.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abi, Alya Putri. “Deklarasi Djuanda: Tonggak Kedaulatan Indonesia Sebagai Negara Kepulauan.” 13 Desember 2024. Diakses 05 April 2026. https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/725920/deklarasi-djuanda-tonggak-kedaulatan-indonesia-sebagai-negara-kepulauan#goog_rewarded

Adel, Zahwa Mu. “Wilayah Laut Indonesia Dalam Perspektif Hukum Laut Internasional.” 12 Oktober 2025. Diakses 11 Mei 2026. https://www.kompasiana.com/zahwaadel9074/68ebb7a938207a2b0b161771/wilayah-laut-indonesia-dalam-perspektif-hukum-laut-internasional

Admin. “Ketegangan antara Hak Berdaulat Negara Pantai dan Kebebasan Navigasi Menurut UNCLOS 1982.” 22 Januari 2026. Diakses 7 Mei 2026. https://advokathanum.com/ketegangan-antara-hak-berdaulat-negara-pantai-dan-kebebasan-navigasi-menurut-unclos-1982/#

Admin. “Apa yang dimaksud dengan kedaulatan teritorial?.” 21 Mei 2025. Diakses 18 Mei 2026. https://www.omahbse.com/blog/apa-yang-dimaksud-dengan-kedaulatan-teritorial/

Al-Murtadho, Farhah Kamilatun Nuha. “Hukum Laut Internasional: Pengaturan dan Tantangan.” 8 September 2023. Diakses 11 Mei 2026. https://pinterhukum.or.id/hukum-laut-internasional-pengaturan-dan-tantangan/

Ariadno, Melda Kamil. Hukum Internasional Hukum yang Hidup. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2007.

Asrul, Muhamad, dkk. “Strategi Pertahanan Maritim Indonesia dalam Usaha Pengamanan Wilayah Indonesia.” SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah 2, no. 7 (Juli 2023): 2859-2864.

Astuti, Hanis Tri dan Serafica Gischa, “Apa Arti Kedaulatan dalam Suatu Negara?.” 8 Januari 2026. Diakses 6 Mei 2026. https://www.kompas.com/skola/read/2026/01/08/180000869/apa-arti-kedaulatan-dalam-suatu-negara-?page=all#page2.

Baharudin, Andre. “Kedaulatan Hukum Laut Indonesia dalam Perspektif UNCLOS 1982.” Diakses 30 April 2026. https://lbh-cadhas.com/kedaulatan-hukum-laut-indonesia-dalam-perspektif-unclos-1982/#

Dao, Yunias. “Indonesia Sebagai Negara Kepulauan Berdasarkan UNCLOS 1982.” Jurnal Mohagadate Universitas Pertahanan RI, (Januari 2023): 1-8.

Hamidin. “Persoalan Perbatasan Indonesia: Kedaulatan, Diplomasi, dan Tantangan Sistemik.” 30 April 2026. Diakses 11 Mei 2026. https://bnpp.go.id/berita/esensi-persoalan-perbatasan-indonesia-antara-kedaulatan-diplomasi-dan-kebelumpastian-sistemik

Harris, Mochamad. “Landas Kontinen: Pengertian, Cara Penetapan, dan Keberadaannya di Indonesia.” Diakses 5 Mei 2026. https://www.gramedia.com/literasi/landas-kontinen/

Hendra, Andi. “Sengketa Wilayah Laut dan Krisis Diplomatik antara Negara X dan Negara Y.” 16 Mei 2025. Diakses 11 Mei 2026. https://www.buletinnews.com/sengketa-wilayah-laut-dan-krisis-diplomatik-antara-negara-x-dan-negara-y/

Indrawan, Aditya Fajar. “Menakar Arah Hukum Laut Internasional dalam Kebijakan Maritim Indonesia.” 15 Desember 2025. Diakses 03 Mei 2026. https://www.hukumonline.com/berita/a/menakar-arah-hukum-laut-internasional-dalam-kebijakan-maritim-indonesia-lt693ff02a967ab/?page=all

Janti, Titi Dwi, dkk. “Wilayah Yurisdiksi Laut.” Diakses 18 Mei 2026, https://www.scribd.com/document/856412932/KELOMPOK-2-WILAYAH-YURISDIKSI-LAUT

Kapaldanlogistik.com. “Penjelasan UNCLOS 1982 tentang Negara Kepulauan dan Zona Maritim.” 19 Desember 2020. Diakses 06 Mei 2026. https://www.kapaldanlogistik.com/2021/12/penjelasan-UNCLOS-1982-negara-kepulauan-zona-maritim.html#

Kayla, Syafa Ananda. “Harmonisasi Hukum Internasional dan Praktik Negara Dalam Sengketa Batas Laut: Studi Kasus Indonesia dan Malaysia.” Media Hukum Indonesia 3, no. 2 (Juni 2025): 532-539.

Kelashukumonline.com. “Penyelesaian Sengketa Internasional.” Diakses 18 Mei 2026. https://www.kelashukumonline.com/2025/06/penyelesaian-sengketa-internasional.html

Ki, Max. “Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia: Letak, Luas dan Wilayah.” 29 Juni 2025. Diakses 06 April 2026. https://umsu.ac.id/berita/posisi-strategis-indonesia-sebagai-poros-maritim-dunia-letak-luas-dan-wilayah/

Koransulindo.com. “Jejak Sejarah Deklarasi Djuanda dan Kedaulatan Laut Indonesia.” 13 Desember 2025. Diakses 05 Mei 2026. https://koransulindo.com/jejak-sejarah-deklarasi-djuanda-dan-kedaulatan-laut-indonesia/

Kusumaatmadja, Mochtar. Hukum Laut Internasional. Bandung: Binacipta, 2005.

Lestari, Indah Fajar. “Optimalisasi Peranan Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) Dalam Menjaga Keamanan Dan Kedaulatan Perairan Indonesia (Meninjau Kewenangan BAKAMLA Dalam UU Kelautan Dan RUU Kelautan).” 2 Agustus 2024. Diakses 20 Mei 2026. https://rechtsvinding.bphn.go.id/articles/926

Marewa, Yeheschiel Bartin dan Edgar Michael Parinussa. “Perlindungan Pulau-Pulau Terluar Indonesia Berdasarkan Konsep Negara Kepulauan.” PAULUS Law Journal 2, no. 1 (September 2020): 1-14.

Marpaung, Robert. “Memaknai Area Undelimited Waters ZEEI-Selat Malaka serta Hak dan Kewajiban Negara Para Pihak.” 2 November 2025. Diakses 11 Mei 2026. https://klikwarta.com/memaknai-area-undelimited-waters-zeei-selat-malaka-serta-hak-dan-kewajiban-negara-para-pihak

Nency, Yohana. “Dari Deklarasi Djuanda 1957 sampai dengan UNCLOS 1982.” 19 September 2017. Diakses 5 Mei 2026. https://indonesiannews.co/2017/09/19/dari-deklarasi-djuanda-1957/

Pratiwi, Ayu, “Belum Semua Batas Maritim Indonesia Ditentukan, Klaim ZEE Bisa Tumpang Tindih.” 7 Mei 2019. Diakses 7 Mei 2026. https://www.kompas.id/artikel/belum-semua-batas-maritim-indonesia-ditentukan-klaim-zee-bisa-tumpang-tindih/

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1983 tentang Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985 tentang Pengesahan United Nations Convention on the Law of the Sea (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut).

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1996 tentang Perairan Indonesia.

Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan.

United Nations Convention on the Law of the Sea 1982 (UNCLOS 1982).

Utomo, Heru Sabto, dkk. “Potensi dan Tantangan Indonesia sebagai Negara Maritim dalam Mewujudkan Poros Maritim Dunia.” Journal of Knowledge and Collaboration 2, no. 5 (2025): 659-665.

Ramadhani, Audrey Putri. “Pemberian Hak Berdaulat Negara di Laut Berdasarkan UNCLOS 1982.” 18 November 2023. Diakses 6 Mei 2026. https://smartlawyer.id/hak-berdaulat-negara-di-laut/

Ramlan, dkk. Hukum Laut Internasional. Jambi: Fakultas Hukum Universitas Jambi, 2025.

Riyanto, Sigit. “Kedaulatan Negara dalam Kerangka Hukum Internasional Kontemporer.” Yustisia 1, no. 3 (September-Desember 2012): 1-10.

Sandra. “Deklarasi Djuanda 1957: Titik Balik Sejarah Maritim Indonesia.” Diakses 28 April 2026. https://incaschool.sch.id/deklarasi-djuanda/

Subagja, Muzhaffirah Gyda Kania. “Perjalanan Batas Maritim Indonesia: Dari Deklarasi Djuanda hingga UNCLOS.” 9 April 2025. Diakses 02 April 2026. https://mcpr.komitmen.org/2025/04/09/perjalanan-batas-maritim-indonesia-dari-deklarasi-djuanda-hingga-unclos/

Sumarno, Daniel. “Deklarasi Djuanda yang Jadi Inspirasi Munculnya Zona Ekonomi Eksklusif.” 27 April 2026. Diakses 30 April 2026. https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/04/27/deklarasi-djuanda-yang-jadi-inspirasi-munculnya-zona-ekonomi-eksklusif#

Wisnumurti, Nugroho. “Rezim Hukum Negara Kepulauan.” 18 Maret 2014. Diakses 4 Mei 2026. https://law.ui.ac.id/rezim-hukum-negara-kepulauan/

Yasin, Ahmad. “Sejarah Deklarasi Djuanda dan Implementasinya.” 6 Mei 2025. Diakses 5 Mei 2026. https://www.kompas.com/stori/read/2025/05/06/170000279/sejarah-deklarasi-djuanda-dan-implementasinya.

Yuniarto, Topan. “Kedaulatan Maritim Indonesia: Sejarah dan Potretnya.” 11 April 2021. Diakses 11 Mei 2026. https://www.kompas.id/artikel/kedaulatan-maritim-indonesia-sejarah-dan-potretnya

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Aryanti, D. (2026). TRANSFORMATION OF INDONESIA’S MARITIME SOVEREIGNTY AFTER THE RECOGNITION OF THE UNITED NATIONS CONVENTION ON THE LAW OF THE SEA 1982. Journal of International Islamic Law, Human Right and Public Policy, 4(2), 836–848. Retrieved from https://jishup.org/index.php/ojs/article/view/261

Issue

Section

Articles