ANALYSIS OF THE TRANSFER OF CURRENT LAND INTO A NATIONAL STRATEGIC PROGRAM FROM AN AGRARIAN LAW PERSPECTIVE CASE STUDY: GREEN GREBBING IN PAPUA
Keywords:
Ulayat Land, National Strategic Program, Green Grabbing, Indigenous Papuan CommunitiesAbstract
This study comprehensively examines the issues of the transfer of customary land of indigenous legal communities, particularly in Papua, into the National Strategic Program scheme from the perspective of agrarian law. The phenomenon known as green grabbing, which is the transfer of indigenous land using a green narrative (environment and sustainable development) to achieve food self-sufficiency targets, has caused serious structural conflicts between the communal rights of the Papuan indigenous communities and the government's interests in implementing large-scale infrastructure and economic development projects. This study uses a normative juridical method through several legal approaches. The results of the study show that the mechanism of transferring customary land into the National Strategic Program has neglected the fundamental rights of Papuan indigenous law communities and is contrary to the social function as specified in Law Number 5 of 1960 concerning the Basic Regulations of Agrarian Principles. Furthermore, it was found that the instrumentalization of the green narrative in the context of the National Strategic Program in Papua has become a new legitimacy for the seizure of customary land, which substantively harms the customary sovereignty of Papuan communities.
Downloads
References
David, Mikhael Silas, Jemmy Sondakh, and Jolanda M. Korua. “Tinjauan Yuridis Mengenai Hak Ulayat Masyarakat Adat Papua Barat Terhadap Sengketa Tanah Antara Pertamina Dengan Warga Setempat.” Jurnal Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Lex Administratum XIII, no. 1 (2023): 17. https://www.indonesia-investments.com/culture/item8.
Deda, Andreas Jefri, and Suriel Semuel Mofu. “Masyarakat Hukum Adat Dan Hak Ulayat Di Provinsi Papua Barat Sebagai Orang Asli Papua Ditinjau Dari Sisi Adat Dan Budaya: Sebuah Kajian Etnografi Kekinian.” Jurnal Administrasi Publik 11, no. 2 (2014).
Effendy, Revana Giara. “Analisis Otonomi Khusus Papua Dalam Perspektif Orang Asli Papua.” Binamulia Hukum 12, no. 2 (2023): 309–22. https://doi.org/10.37893/jbh.v12i2.436.
Fairhead, James, Melissa Leach, and Ian Scoones. “Green Grabbing: A New Appropriation of Nature?” Journal of Peasant Studies 39, no. 2 (2012): 237–61. https://doi.org/10.1080/03066150.2012.671770.
Harsono, Boedi. Hukum Agraria Indonesia : Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Isi Dan Pelaksanaannya. Jakarta: DJAMBATAN, 2008.
Harvey, David. “The ‘new’ Imperialism: Accumulation by Dispossession,” n.d., 63–87. https://doi.org/10.4324/9781315251196-10.
Indonesia, Mahkamah Konstitusi Republik. “Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012,” 2012.
Mahendra, Januar Rahadian, and Supanto. “Kebijakan Pembangunan vs Hak Masyarakat Adat: Konflik Sumber Daya Dan Kekerasan Di Papua,” 2025.
Mahfud, Muh. Afif. “Hak Menguasai Negara Dan Perlindungan Hukum Terhadap Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat: Kajian Teoritis Dan Implementasinya” 19, no. 1 (2017): 63–79.
Maryam, Rika. “Perolehan Tanah Atas Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat Papua Dalam Program MIFEE (Merauke Integrated Food and Energye State) Ditinjau Dari Perspektif Hukum Agraria” 5 (n.d.): 14–28.
Mulyadi, Tri, Muhammad Yusuf, and Hendrik Dengah. “Eksistensi Hak Ulayat Masyarakat Adat Di Kota Jayapura Dalam Konteks Ancaman Penyerobotan Tanah.” Jurnal Hukum, Politik Dan Ilmu Sosial 4, no. 1 (2025): 175–86. https://ejurnal.politeknikpratama.ac.id/index.php/jhpis.
Nasional, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan. “Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2024 Tentang Pendaftaran Tanah Hak Ulayat Masyarakat,” 2024.
Nur Fitri, Ragil Meiliana, and Sunny Ummul Firdaus. “Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/Puu-X/2012 Dalam Memberikan Kedudukan Dan Perlindungan Terhadap Hutan Adat.” Res Publica: Jurnal Hukum Kebijakan Publik 8, no. 1 (2024): 87. https://doi.org/10.20961/respublica.v8i1.75299.
Pekey, Salvadoris. “Hak Masyarakat Adat Papua Atas Tanah Ulayat Dalam Pembangunan Infrastruktuk Strategis Nasional.” Permaslahan Hukum Perdata Internasional Dalam Kasus Warisan Vol. 1 No. (2024): 74–84.
“Peraturan Presiden Repubik Indonesia Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional,” 2016.
Presiden Republik Indonesia. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria,” 1960.
Rahmadi, Arif. “Urgensi Penetapan Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat Terkait Kebijakan Pelayanan Pertanahan Di Papua.” Jurnal Tunas Agraria 5, no. 1 (2022). https://jurnaltunasagraria.stpn.ac.id/index.php/JTA/article/view/170.
Rakyat, Majelis Permusyawaratan. “Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” n.d. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/101646/uud-no--.
Silehu, M Iqbal Ramadhan. “Perlindungan Hak Istimewa Adat Papua Dalam Program Strategis Nasional.” Jurnal Hukum Dan Tatanan Sosial 4, no. 1 (2025): 1–14.
Simamora, Indah Maria Maddalena, Nadira Apricia, Szyva Silviana Putri, Fransiska Litania Ea Tawa Ajo, and Chica Octa Andinda. “Perlindungan Hukum Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat Atas Pengambilalihan Tanah Ulayat Oleh Negara.” Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora 3, no. 3 (2023): 353–59.
Soembari, Rahul, and Lukas Yandendai. “Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Ulayat Orang Asli Papua Terhadap Ekspansi Proyek Strategis Nasional Di Provinsi Papua Selatan.” Jurnal Hukum Cassowary Vol. 1 No. (2024): 94–110.
Soraya, Thalia Firda, and Sri Wahyu Handayani. “Perlindungan Hak Ulayat Dalam Sistem Hukum Agraria Nasional Di Tengah Arus Pembangunan Nasional.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 5 (2025): 6710–18.
Suhaimi. “Problem Hukum Dan Pendekatan Dalam Penelitian Hukum Normatif.” Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., n.d., 202–10.
Yusmiyati, Desty, Karina Puspitasari Lubis, Arif Fajrurrachman, and Muhamad Ridho. “Analisis Penolakan Kasasi Pembatalan Izin Lingkungan PT Indo Asiana Lestari Bagi Hak Masyarakat Adat Awyu” 2, no. 1 (2026).
Zahra, Arvia Tantia, R. Ardini Rakhmania Ardan, and Zulfika Ikrardini. “Perlindungan Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat Terkait Pengadaan Tanah Untuk Proyek Staregis Nasiona Ditinjau Dari PP 39/2023,” 2023, 12–16.









