IMPLEMENTATION OF THE POLICY PROHIBITING THE KILLING OF ESTUARY CROCODILES IN RANTAU GEDANG AND TELUK RUMBIA VILLAGES, SINGKIL DISTRICT, ACEH SINGKIL REGENCY

Authors

  • Fitrianda Sari Universitas Malikussaleh
  • Mauludi Universitas Malikussaleh
  • Arinanda Universitas Malikussaleh
  • Muhammad Hasyem Universitas Malikussaleh
  • Risna Dewi Universitas Malikussaleh

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.21737674

Abstract

This study examines the implementation of the policy prohibiting the killing of estuarine crocodiles in Rantau Gedang Village and Teluk Rumbia Village, Singkil District, Aceh Singkil Regency, as well as the factors hindering its implementation. The study was motivated by increasing human–crocodile conflicts that have resulted in fatalities and created a dilemma between wildlife conservation and community safety. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The analysis is based on Merilee S. Grindle's policy implementation theory, which focuses on policy content and implementation context. The findings indicate that the prohibition policy has not been implemented optimally. Although it has a strong legal foundation and clear objectives, it has not fully addressed the community's need for safety. The main barriers include low community compliance, limited resources, inadequate continuous socialization, weak inter-agency coordination, and the socio-economic dependence of local communities on river activities. A more comprehensive strategy is therefore required through improved public awareness, strengthened monitoring, and human–wildlife conflict mitigation so that estuarine crocodile conservation can be balanced with community safety and welfare.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdoellah, A., & Rusfiana, Y. (2016). Teori dan analisis kebijakan publik. Bandung: CV Alfabeta.

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. Makassar: Syakir Media Press.

Arafat. (2023). Buku referensi kebijakan publik. Malang: PT Literasi Nusantara Abadi Grup.

Cahya, F. D. (2018). Implementasi penanganan perdagangan satwa illegal yang dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan [Skripsi].

Dewi, D. S. K. (2020). Buku ajar kebijakan publik: Proses, implementasi dan evaluasi. Yogyakarta: Samudera Biru.

Engkus, H. (2022). Kebijakan publik: Konsep, formulasi, implementasi dan evaluasi kebijakan. Bekasi: PT Kimshafi Alung Cipta.

Gunawan, I. (2015). Metode penelitian kualitatif: Teori dan praktik. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Herabudin. (2016). Studi kebijakan pemerintah dari filosofi ke implementasi. Bandung: CV Pustaka Setia.

Igirisa, I. (2022). Kebijakan publik: Suatu tinjauan teoritis dan empiris. Bantul: Tanah Air Beta.

Jumroh, H. P. J. (2021). Implementasi pelayanan publik: Teori dan praktik. Sumatera Barat: Insan Cendekia Mandiri.

Junaidi. (2023). Analisis ketentuan hukum pembunuhan satwa dalam Fatwa MUI Nomor 04 Tahun 2019 dan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2019. Journal of Islamic Law, 1(2), 105–112.

Kadji, Y. (2015). Formulasi dan implementasi kebijakan publik. Gorontalo: UNG Press.

Kurniansyah, B. S. (2021). Perlindungan hukum terhadap satwa dilindungi atas tindakan eksploitasi secara melawan hukum [Skripsi].

Marwiyah, S. (2022). Buku ajar kebijakan publik: Administrasi perumusan, implementasi, pelaksana, analisis dan evaluasi kebijakan publik. Probolinggo: CV Mitra Husada.

Pramono, J. (2020). Implementasi dan evaluasi kebijakan publik. Surakarta: UNISRI Press.

Rolani, E. (2021). Peran Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dalam mencegah perdagangan satwa liar yang dilindungi: Studi kasus di BKSDA Aceh [Skripsi].

Subianto, A. (2020). Kebijakan publik: Tinjauan perencanaan, implementasi dan evaluasi. Brilliant, an imprint of MIC Publishing.

Sugiyono. (2021). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.

Widyastuti, R. (2023). Perdagangan ilegal satwa yang dilindungi dalam perspektif hukum pidana dan hukum pidana Islam [Skripsi].

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2024 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1.6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Satwa Liar.

Downloads

Published

2026-07-26

How to Cite

Fitrianda Sari, Mauludi, Arinanda, Muhammad Hasyem, & Risna Dewi. (2026). IMPLEMENTATION OF THE POLICY PROHIBITING THE KILLING OF ESTUARY CROCODILES IN RANTAU GEDANG AND TELUK RUMBIA VILLAGES, SINGKIL DISTRICT, ACEH SINGKIL REGENCY. Journal of International Islamic Law, Human Right and Public Policy, 4(3), 1751–1761. https://doi.org/10.5281/zenodo.21737674

Issue

Section

Articles