LAW ENFORCEMENT OF TRAFFIC ACCIDENT OFFENSES IN TANJUNGPINANG: EFFECTIVENESS OF ARTICLES 310 AND 311

Authors

  • Rahadi Pratama Universitas Batam
  • Erniyanti Universitas Batam
  • Siti Nurkhotijah Universitas Batam
  • Prameswhara Universitas Batam

Keywords:

Criminal Liability, Fatality, Law Enforcement, Tanjungpinang, Traffic Accidents

Abstract

This study analyzes the law enforcement of traffic accident offenses in Tanjungpinang, with particular attention to the effectiveness of Articles 310 and 311 of Law Number 22 of 2009 concerning Road Traffic and Transportation in reducing victim fatalities. The study employs a normative-empirical legal approach combining statutory, conceptual, and empirical approaches. Data were obtained through in-depth interviews, document analysis, and literature review, and were analyzed qualitatively using juridical reasoning, data reduction, classification, legal interpretation, and deductive conclusion drawing. The findings indicate that traffic accident cases handled by the Tanjungpinang City Police Traffic Unit are more frequently classified as negligence offenses under Article 310, while Article 311 is applied more selectively because the element of intentional dangerous driving is more difficult to prove. Investigators generally follow established procedures, but face limitations in accident-investigation equipment, CCTV coverage, eyewitness evidence, personnel capacity, and interagency coordination. The study concludes that effective reduction of fatalities requires consistent and evidence-based application of Articles 310 and 311, stronger investigator competence, modern investigation facilities, improved road safety infrastructure, sustained public education, and integrated preventive measures.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad Ali. (2021). Menguak teori hukum (Legal theory) dan teori peradilan (Judicialprudence). Kencana.

Amiruddin, & Zainal Asikin. (2020). Pengantar metode penelitian hukum. RajaGrafindo Persada.

Andilolo, J. P. (2024). Implementasi hukum lalu lintas dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Jurnal/Review Unes Law, 132.

Cecil, A. R., et al. (2024). Penegakan hukum lalu-lintas: Panduan bagi para polisi dan pengendara. Nuansa Cendekia.

Fajriah, N. T. U. (2025). Pertanggungjawaban pidana pengemudi kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol yang mengakibatkan matinya orang lain: Analisis Pasal 311 ayat (5) jo. Pasal 106 ayat (1) UU Nomor 22 Tahun 2009. JMA, 3(11), 1–6.

Friedman, L. M. (2020). American law: An introduction (Indonesian-context translation cited in the thesis). Kencana.

Hartono, R. (2020). Analisis yuridis pertanggungjawaban pidana dalam kecelakaan lalu lintas berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009.

Hiariej, E. O. S. (2023). Hukum pidana. Universitas Terbuka.

Ibrahim, J. (2021). Teori dan metodologi penelitian hukum normatif. Bayumedia Publishing.

Jasmine, N. C. (2020). Pertanggungjawaban pidana kecelakaan lalu lintas dalam UU No. 22 Tahun 2009.

Lestari, D. (2023). Analisis penerapan Pasal 310 dan 311 UU LLAJ dalam putusan pengadilan terkait kecelakaan lalu lintas.

Manurung, P. (2025). Analisis yuridis pertanggungjawaban pelaku kecelakaan lalu lintas. Al-Zayn, 192.

Moniaga, L. S. (2021). Ketentuan pidana bagi pelaku tindak pidana lalu lintas menurut UU No. 22 Tahun 2009. Lex Crimen, X(5), 492.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Nurjanah, S. (2021). Efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas dalam menekan angka kecelakaan di wilayah DKI Jakarta.

Pratama, M. R. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penegakan hukum kecelakaan lalu lintas di Indonesia.

Radbruch, G. (2014). Filsafat hukum (S. Rahardjo, Trans.). Genta Publishing.

Soekanto, S. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. Rajawali Pers.

Setiawan, A. D. W. (2025). Penerapan hukum pidana atas kelalaian dan kesengajaan dalam kecelakaan lalu lintas. 1–3.

Sinaga, A. C. D. (2023). Pertanggungjawaban pidana terhadap pengendara yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. 4–7.

Soekanto, S. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. Rajawali Pers.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2020). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Rajawali Pers.

Tanya, B. L. (2019). Teori hukum: Strategi tertib manusia lintas ruang dan generasi. Genta Publishing.

Wantu, F. M. (2021). Antinomi dalam penegakan hukum oleh hakim. UII Press.

Zainuddin Ali. (2022). Metode penelitian hukum. Sinar Grafika.

“143 Kecelakaan Terjadi di Tanjungpinang 2025…”. (2025, December 29).

“85 Kasus Kecelakaan di Tanjungpinang Sepanjang 2025, 10 Orang Tewas”. (2026, January 12).

“Polresta Tanjungpinang Tangani 163 Kasus Lakalantas Selama 2024, Korban Meninggal 24 Orang”. (2026, January 12).

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 96).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.

Downloads

Published

2026-09-25

How to Cite

Rahadi Pratama, Erniyanti, Siti Nurkhotijah, & Prameswhara. (2026). LAW ENFORCEMENT OF TRAFFIC ACCIDENT OFFENSES IN TANJUNGPINANG: EFFECTIVENESS OF ARTICLES 310 AND 311. Journal of International Islamic Law, Human Right and Public Policy, 4(4), 2408–2422. Retrieved from https://jishup.org/index.php/ojs/article/view/439

Similar Articles

<< < 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.